Belajar Lebih Dari 9 Tahun Masih Tidak Bisa Berbahasa Inggris. Mungkin Karena Kamu Masih Dihantui Hal-hal Ini! (bukan cerita horror)

Belajar 100 Tahun Masih Tidak Bisa Berbahasa Inggris. Kok bisa?

Dari judul di atas kamu bisa lihat kalimat “tidak bisa berbahasa Inggris”. Hmm… maksudnya dalam artian berbahasa Inggris untuk kebutuhan sehari-hari misalnya kamu harus memberi komentar atau membalas komentar orang dari luar, menerima dan mengirim email.

Bagaimana kalo kamu gak ngerti bahasa Inggris? Minta bantuan temen.

Jujur saya pernah mikir kayak gini “belajar bahasa Inggris dari SD sampe SMA kok saya tetep gak bisa ngomong pake bahasa Inggris?” padahal nilai bahasa Inggris saya waktu itu…. standar -_-) . hahaha. Yah tapi kan setidaknya waktu selama itu paling tidak bisa ngomong English little little. Terus, apa yah masalahnya?

Berdasarkan pengalaman saya belajar dan mengajar siswa dari tingkat siswa sekolah, mahasiswa, sampai profesional. Kemudian saya menyimpulkan alasan mengapa setelah belajar bertahun-tahun masih banyak pelajar yang tidak mampu berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris dan ini juga mungkin untuk bidang lainnya. Well… anggap saja ini penelitian biar keliatan keren artikelnya ^_^.

Tidak Sesuai Dengan Pola Belajar, karena kamu superhero.

Bagi guru penting sekali untuk mengetahui gaya belajar pada siswa agar mampu menyesuaikan dengan pola belajar siswa. Kalau kamu bingung apa itu pola belajar, tanyakan pada dirimu sekarang apa yang dulu kamu sering lakukan saat gurumu sedang menjelaskan? Misalnya, apabila kamu mampu fokus saat guru mulai menceritakan sesuatu tanpa kamu melihatnya langsung, maka kamu memiliki kecenderungan sebagai auditory learner (pelajar dengan gaya belajar auditory). Sehingga apabila gaya belajarmu adalah auditory maka pola belajarmu sebaiknya lebih banyak mendapatkan penjelasan secara langsung ataupun berdiskusi sehingga kamu lebih mudah untuk memahami pelajaran. Namun sebalikanya, seorang yang auditory akan cenderung kesulitan saat harus membaca banyak penjelasan dari buku teks atau apabila mereka harus banyak menulis. Jadi? Apakah pola belajarmu sudah sesuai dengan gaya belajarmu? Untuk lebih tahu bagaimana gaya belajarmu (learning style), perbanyaklah membaca tentang multiple intelligences.

Terlalu Banyak Menghafal Kosa Kata Tapi Tetap Amnesia

tidak bisa berbahasa inggris

Kamu pasti pernah dan mungkin sampai sekarang selalu menghafali kosa kata. Pertanyaannya, kenapa masih belum bisa berbahasa Inggris? Bedakan yang namanya menghafal kata dan memahami kata. Banyak kata dalam bahasa Inggris yang mempunyai arti yang mirip namun berbeda dalam penggunaan. Nah, kalau kamu hanya menghafal maka kamu tidak akan bisa menggunakan kata-kata tersebut dengan baik dalam kalimat ataupun ungkapan. Terlebih lagi kamu juga bisa jadi lupa dengan kata-kata yang sudah kamu hafali. Bukannya itu sia-sia saja?

Tidak Tahu Tujuan Belajar, Seperti Perasaanmu Padanya.

cara belajar bahasa Inggris yang benarBegini saja, tanyakan pada dirimu mengapa kamu harus menghafali kata kerja tidak beraturan atau yang dulu selalu kita bilang verb satu verb dua dan seterusnya? Terus mengubah pola kalimat positif ke negative kemudian menjadi pertanyaan tanpa tahu arti kalimatnya sama sekali. Untuk apa? Hanya untuk lewati ujian tertulis yang jawabannya bisa kamu hafali dalam sehari setelah itu seperti jawaban si doi kalo lagi ngambek, “terserah….” Yang penting lulus ujian. Hal yang seperti inilah yang membuatmu tidak bisa menggunakan bahasa Inggris. Karena kamu hanya menghafal pola jawaban dari soal ujian. Ingatlah tujuan kamu belajar bahasa Inggris agar kamu bisa berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris bukan menjawab soal ujian.

Proses Belajar Yang Yang Tidak Jelas Seperti Cinta Gebetan ke Kamu.

bahasa Inggris jadi membosankan

Jujur saja, saat kamu belajar bahasa Inggris, kamu lebih banyak menulis dan menghafal dan umumnya adalah yang berkaitan dengan tata bahasa. Iya kan? Akhirnya kamu tidak mengerti dan merasa orang lain ngomong terlalu cepat, tentu saja membuatmu kesulitan merespon dalam bahasa Inggris. Tahukah kamu kalau proses belajar bahasa yang baik bisa kamu lihat dari proses bayi belajar berbicara.

Perhatikanlah cara bayi merespon terhadap kata-kata yang sering ia dengar (biasanya memang diajarkan). Misalnya saat kamu bilang “senyum” si bayi akan memberikan responnya. Selanjutnya dia akan mengucapkan kata-kata yang ia dengar. Setelah ia mampu memahami dan merespon, selanjutnya ia diajarkan mengenal huruf, dan membaca kata, kalimat, dan paragraph. Setelah itu tentu saja diajarkan menulis huruf-huruf, kata, kalimat, dan paragraf.

Sehingga proses belajar sebuah bahasa dimulai dari listening (mendengar) > speaking (berbicara) > reading (membaca) > writing (menulis).

Sering mendengarkan Suara-suara Mistis Saat Belajar

Setelah kamu belajar tentu saja kamu mau mempraktikkannya atau melatih kemampuanmu agar kamu terbiasa dengan bahasa yang kamu pelajari. Seperti menyapa “hi. how are you?” Namun kita kadang memiliki teman yang negatif, bukannya mendukung, malah mengatakan “ah gaya gayaan pake bahasa Inggris” atau semisal kamu salah dalam pengucapan ataupun salah ngomong. Nah teman negatif yang selalu membisikkan suara-suara mistis ini biasanya akan tertawa dan mengatakan “sudah tidak usah sok sok ngomong Inggris kalo ampe terlipat itu lidah.” Sayangnya kamu termakan oleh kata-katanya dan menjadi minder untuk mempraktikkannya di luar kelas. Kalau ini terjadi, siapa yang rugi?

Penyampaian Materi dan Materi Belajar Yang Bertepuk Sebelah Tangan

Ini mungkin poin yang paling krusial, penyampaian materi tidak selalu berjalan mulus dikarenakan pengajar yang hanya sekedar mengajar dan tidak berusaha menyesuaikan dengan gaya belajar siswa. Juga penyesuaian materi dengan kemampuan siswa sangat penting dimana apabila materi yang diajarkan terlalu tinggi maka siswa kewalahan dan tentu saja poin ini memungkinkan hilangnya minat belajar siswa karena bosan. Sehingga dalam belajar kamu harus menemukan suasana belajar terbaik.

Apakah kamu termasuk salah satunya? kalau iya kamu bisa memulainya sekarang dengan mengklik link ini >> Saya ingin bisa berbahasa Inggris <<.

Semoga dari artikel ini kamu mulai menyadari harus dibawa kemana pelajaran ini. Tetaplah berjuang!

 

2 thoughts on “Belajar Lebih Dari 9 Tahun Masih Tidak Bisa Berbahasa Inggris. Mungkin Karena Kamu Masih Dihantui Hal-hal Ini! (bukan cerita horror)”

  1. Menarik. Saya mi ini, sudah belajar bahasa Inggris sejak sekolah, sekarang dilupakan karena lama ndak dipake. Sekalinya tiba-tiba harus ngomong sama bule gelagapan mi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *