Mengenal Perbedaan Vector dan Raster serta Jenis Filenya

Kita bisa mulai ini dengan mengklarifikasi perbedaan dua tipe gambar yakni Vector dan Raster. Mengapa saya tertarik untuk menulis perbedaan Vector dan Raster serta jenis filenya, dikarenakan masih banyaknya teman-teman yang bingung saat saya bilang “kirim filenya yang bentuk vector”, tapi malah dikirim gambar seperti JPG atau PNG dengan resolusi 300 pixel. Kan pas digedein jadinya horror -__-)”.

raster-to-vector

Gambar Raster dan Vector yang diperbesar. Terlihat gambar raster menjadi kotak-kotak.

Apa itu gambar Raster?

Gambar Raster menggunakan banyak warna pixel untuk membentuk gambar. File seperti JPEG, GIF, atau PNG adalah jenis gambar raster yang umum. Kebanyakan gambar yang kamu temui di website dan katalog adalah gambar raster.

Dikarenakan gambar raster dibentuk menggunakan sejumlah warna pixel yang fix, sehingga tidak bisa diresize dengan ukuran yang sangat besar dari ukuran aslinya. Ketika diperbesar, bisa jadi terlihat grainy dan gambarnya jadi berubah (berubah jelek hehe). Itulah mengapa kalau kamu mengubah ukuran fotomu bisa jadi terlihat pixialated (terlihat kotak-kotak). Oleh karena itu sangat penting menyimpan gambarmu dengan dimensi yang dibutuhkan.

Apa itu gambar Vector?

Selanjutnya, gambar Vector sangat memungkinkan fleksibilitas. Dibentuk dengan formula yang matematis dibanding blok-blok warna pixel yang digunakan gambar raster. File Vector seperti AI, EPS, SVG dan *PDF sangat baik untuk membuat desain grafis dimana membutuhkan perubahan ukuran. Misalnya saja logo perusahaan yang dibuat sebagai gambar vector sehingga kamu bisa menggunakannya di berbagai media misalnya di kartu nama dan kop surat. Juga kamu bisa gunakan di bidang yang lebih besar seperti banner. Tapi ingat, ketika dibutuhkan, selalu buat file JPG atau PNG. Dikarenakan file ini sering digunakan pada web.

*PDF pada dasarnya adalah file jenis vector, tergantung bagaimana si PDF itu dibuat, jadi… filenya bisa jadi bentuk vector atau raster.

Kesimpulan

Dari penjelasan di atas, kita bisa menarik kesimpulan tentang perbedaan gambar Vector dan Raster yakni, file jenis vector seperti AI, EPS, SVG, PDF, lebih fleksibel karena bisa diperbesar tanpa mengubah kualitas gambarnya. Seringkali digunakan pada gambar grafis yang memungkinkan perubahaan ukuran seperti logo dan gambar ilustrasi. Sementara itu file jenis Raster seperti JPG, PNG, GIF, menggunakan blok-blok warna pixel sehingga untuk mengubah ukurannya bisa jadi gambar akan terlihat grainy dan kotak-kotak. Namun file jenis Raster banyak ditemui di web-web dan gambar siap cetak seperti foto. Satu lagi, file jenis raster menggunakan warna pixel yang fix artinya sudah ditentukan dari awal.

Setelah mengetahui perbedaan gambar Vector dan Raster serta jenis filenya, menurut kamu bagusan pakai yang mana? Kalau dari saya sendiri yah sesuaikan dengan kebutuhan aja. ^_^)/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *