Tips Menjual Barang Bekas Dengan Cerdas Biar Sama-sama Untung

Pernah jual barang bekas? Ntah itu laptop, HP, kendaraan, sampai mantan… ups sorry… HPnya mantan maksudnya. Tapi… pernah di PHPin gak sama calon pembeli atau dibuat kesel? Nah… misalnya saja kamu jual barang bekas via BBM atau media sosial atau apalah… Trus ada yang nelpon bla bla bla dan harga sudah pas, kalian kemudian rencanakan ketemuan ntah dimana, namun sayangnya calon pembelimu yang janjian ketemu yang super kampret itu tidak kunjung datang. Atau calon pembeli sudah ada di depan mata tapi membatalkan dengan sepihak begitu saja. Gemess kan? Bagi kamu yang punya barang bekas dan ingin menjualnya, mungkin tips menjual barang bekas dengan cerdas ini dapat bermanfaat agar kamu terhindar dari PHP calon pembeli.

  1. Cari tahu nilai jual barang

Tidak sedikit orang yang ingin menjual sama sekali tidak tahu berapa harga yang pantas untuk misalnya HP umur satu tahun dengan kondisi retak. Ada yang memberi harga asal bisa jadi terlalu tinggi dari harga pasaran. Yah… lebih mahal tidak jadi masalah, tapi kalau terlalu? Untuk itu pastikan kamu sudah mengetahui dan dapat menaksir nilai jual dari barang bekas yang akan kamu jual. Kamu bisa mengecek harga jual dari beberapa official web seperti oke.com

  1. Buatlah judul dan deskripsi barang dengan detail dengan tulisan yang menarik

kresek indomaretSetelah mengetahui nilai jual barang bekas tersebut, tentu saja kamu harus punya deskripsi barang yang akan dijual. Dalam hal ini cara kamu menjual barang bekas tersebut menggunakan bahasa yang menarik dan meyakinkan. Misalnya kamu bisa menjualnya dengan judul “Jual HP Samsung Galaxy Young, Kondisi Sangat Sehat, + Free MicroSD”. Dari judul di samping, calon costumer bisa mengetahui kalau keadaan HP tersebut dalam keadaan baik-baik saja meskipun ada goresan pada casing. Selanjutnya kalimat Free MicrosSD sebagai penarik perhatian costumer. Mungkin kamu berpikir ini merugikan… Tentu saja tidak, harga micro SD baru di pasaran terbilang sangat terjangkau.

Deksripsinya keren tap gak gini-gini juga sih jualannya. image source: https://khsblogdotnet.files.wordpress.com
  1. Foto Barang dengan Kualitas dan Penempatan yang Bagus (insert meme selling phone without pict)

Menjual produk baru ataupun bekas harus menggunakan gambar produk yang jelas dan dengan tampilan yang menarik. Yah meskipun di sini kita membahas menjual barang barang bekas, tapi menggunakan foto yang keren sangat memungkinkan menarik perhatian si calon pengantin eh pembeli. Seperti gambar di bawh ini… iphone-for-sale Tapi jangan kek gambar yang satu ini… -____-)” memejualhp

  1. Tidak tergesa-gesa

Hal ini yang membuat kita merasa di PHP-in saat si calon pembeli tak kunjung datang. Memang betul kita ingin sekali barang jualan lekas terjual. Namun beberapa calon pembeli tidak benar-benar serius saat ingin datang. Jadi saat membuat janji untuk ketemu, pastikan kamu mudah mengakses lokasi janjian atau biarkan si calon pembeli yang datang langsung membeli. Saat sudah menentukan jam dan tak kunjung datang, hubungi. Kalau ia membuat alasan. Yah tidak apa-apa… kamu bisa jual ke calon pembeli yang lain. Dan yang paling penting, kerjakanlah aktivitas lain yang lebih bermanfaat daripada hanya menunggu. Juga mulailah mencari calon pembeli yang lain.

  1. Jujur

Sampaikan kondisi barang yang akan kamu jual ke pembeli. Pastikan barang bekas yang akan kamu jual benar-benar dapat berfungsi. Semoga tips menjual barang bekas dengan cerdas ini bermanfaat agar kamu tidak merasa di-php ataupun membuat pembeli merasa rugi. ^_^.

Punya pengalaman menarik saat menjual barang bekas? Share di kolom komentar yah…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *